Perilaku Produsen

PERILAKU PRODUSEN

source : anrewaluyo.wordpress.com

source : anrewaluyo.wordpress.com

Produsen secara garis besar dapat didefinisikan sebagaikan pihak-pihak yang melakukan kegiatan memproduksi barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.

Sebuah riset pemasaran adalah  langkah yang penting bagi produsen.Tujuannya adalah untuk mendapatkan informasi mengenai produk-produk atau jasa apa saja yang sedang dibutuhkan oleh masyarakat,daya beli masyarakat saat itu, tren yang sedang terjadi maupun kebutuhan lainnya.

Produsen industri harus bisa membaca pergerakan pasar agar produk yang dihasilkan dapat menarik konsumen, meningkatkan kepercayaan konsumen ,dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk itulah harus dilakukan sebuah manajemen yang baik agar proses produksi berlancar lanjar.Seorang produsen atau pengusaha haruslah berpikir kreatif  dan inovatif dalam memproduksi barang . Memikirkan produk alternatif , menentukan kemudahan dalam penggunaan produk yang bisa saja meningkatkan minat konsumen, memberikan estetika dalam tampilan produk sehingga menarik banyak pembeli.

Produsen harus mampu memperhatikan perubahan pola perilaku konsumen.Tindakan ini penting karena terdapat perbedaan yang signifikan antara konsumsi produk masyarakat kelas menengah keatas dan masyarakat kelas menengah kebawah.Masyarakat kelas menengah kata biasanya lebih mengutamakan kenyamanan, style dan gaya hidup maupun kemudahan dari produk yang diberikan.Sedangkan masyarakat kelas menengah kebawah lebih cendrung menyukai barang-barang murah dengan harga terjangkau.

Setidaknya ada 4 hal yang perlu diperhatikan produsen demi kelancaran produksinya

Perencanaan.

Penyusunan strategi, rencana, bisnis serta visi perusahaan.

 Pengorganisasian.

Semua faktor-faktor produksi harus dapat dikelola dengan baik.Mulai dari bahan baku, proses produksi,jumlah barang yang diproduksi,persedian barang digudang serta pendistribusian barang harus jelas pengelompokkannya.

Pengarahan.

Memberikan pelatihan dan peyuluhan kepada pekerja atau karyawan.Tujuannya adalah agar pekerja dapat bekerja secara profesional dan meminimalisasi human error saat proses produksi.

Pengendalian.

Perusahaan harus mampu melakukan kontrol terhadap semua kegiatan produksi agar proses produksi tidak menghasilkan kerugian yang berarti.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s